Variabel adalah sebuah wadah/penyimpanan sementara di dalam program yang digunakan untuk menyimpan data atau nilai tertentu. Data di dalam variabel bisa berupa angka, teks, array, objek, dan lain-lain.
Kalau diibaratkan, variabel itu seperti kotak yang diberi nama, dan kita bisa memasukkan isi (nilai) ke dalamnya, lalu mengambilnya kembali dengan memanggil nama kotaknya.
Di PHP, setiap variabel selalu diawali dengan tanda $.
Contoh:
<?php
$nama = "Eris"; // variabel dengan tipe string
$umur = 30; // variabel dengan tipe integer
$tinggi = 170.5; // variabel dengan tipe float
$isActive = true; // variabel dengan tipe boolean
echo "Nama saya $nama, umur $umur tahun, tinggi $tinggi cm";
?>
Output:
Nama saya Eris, umur 30 tahun, tinggi 170.5 cm
Harus diawali dengan tanda $
$nama = "Eris";
Nama variabel tidak boleh diawali angka, tetapi boleh mengandung angka.
❌ $1nama
✅ $nama1
Tidak boleh menggunakan spasi. Kalau mau lebih dari satu kata bisa pakai:
$nama_depan
$namaDepan
Case-sensitive → $nama dan $Nama dianggap berbeda.
Dynamic typing → artinya kita tidak perlu menentukan tipe data dari awal. PHP akan otomatis mengenali tipe data sesuai nilai yang disimpan.
$data = 10; // integer
$data = "Halo"; // string (bisa berubah tipe)
Array adalah variabel khusus yang bisa menyimpan banyak nilai sekaligus dalam satu nama variabel. Kalau variabel biasa hanya bisa menampung satu nilai, maka array bisa menampung kumpulan nilai.
Ibaratnya, kalau variabel biasa itu satu kotak berisi satu benda, maka array itu lemari berisi banyak kotak yang bisa kita ambil isinya dengan nomor atau nama.
Di PHP, array bisa dibuat dengan array() atau dengan tanda kurung siku [].
Contoh:
<?php
$buah = array("Apel", "Mangga", "Jeruk"); // cara lama
$warna = ["Merah", "Hijau", "Biru"]; // cara baru
echo $buah[0]; // Apel
echo $warna[2]; // Biru
?>
Indexed Array (array dengan index angka)
0
$hewan = ["Kucing", "Anjing", "Burung"];
echo $hewan[1]; // Anjing
Associative Array (array dengan index berupa nama/key)
$mahasiswa = [
"nama" => "Eris",
"umur" => 30,
"jurusan" => "Informatika"
];
echo $mahasiswa["nama"]; // Eris
Multidimensional Array (array di dalam array)
$kelas = [
["nama" => "Eris", "nilai" => 90],
["nama" => "Budi", "nilai" => 85],
["nama" => "Ani", "nilai" => 95],
];
echo $kelas[1]["nama"]; // Budi
echo $kelas[2]["nilai"]; // 95
count($array) → menghitung jumlah elemenprint_r($array) → menampilkan isi arrayvar_dump($array) → menampilkan detail array (tipe data + nilai)array_push($array, "nilai") → menambah data ke arrayarray_merge($arr1, $arr2) → menggabungkan arrayContoh:
$angka = [1, 2, 3];
array_push($angka, 4, 5);
print_r($angka);
// Output: Array ( [0] => 1 [1] => 2 [2] => 3 [3] => 4 [4] => 5 )
👉 Jadi, array di PHP = struktur data untuk menyimpan banyak nilai, bisa berupa indexed, associative, atau multidimensional.
foreachFungsi foreach dipakai untuk mengambil semua elemen array satu per satu dengan cara yang lebih mudah dibandingkan for.
<?php
$buah = ["Apel", "Mangga", "Jeruk"];
foreach ($buah as $item) {
echo $item . "<br>";
}
?>
Output:
Apel
Mangga
Jeruk
Kalau array pakai key => value, kita bisa ambil keduanya.
<?php
$mahasiswa = [
"nama" => "Eris",
"umur" => 30,
"jurusan" => "Informatika"
];
foreach ($mahasiswa as $key => $value) {
echo "$key : $value <br>";
}
?>
Output:
nama : Eris
umur : 30
jurusan : Informatika
Looping array dalam array.
<?php
$kelas = [
["nama" => "Eris", "nilai" => 90],
["nama" => "Budi", "nilai" => 85],
["nama" => "Ani", "nilai" => 95],
];
foreach ($kelas as $siswa) {
echo "Nama: " . $siswa["nama"] . " - Nilai: " . $siswa["nilai"] . "<br>";
}
?>
Output:
Nama: Eris - Nilai: 90
Nama: Budi - Nilai: 85
Nama: Ani - Nilai: 95
⚡ Kesimpulan:
foreach ($array as $value) → untuk ambil nilainya sajaforeach ($array as $key => $value) → untuk ambil index (key) + nilai