Untuk menginstall React Native dengan format JavaScript (JS), kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut. React Native mendukung dua cara utama instalasi: menggunakan Expo CLI (yang lebih sederhana) atau React Native CLI (yang memberikan lebih banyak fleksibilitas untuk mengakses fitur native). Berikut adalah langkah-langkah untuk kedua metode tersebut:
1. Menggunakan Expo CLI (Metode Sederhana)
Expo CLI adalah cara termudah dan tercepat untuk memulai proyek React Native dengan JavaScript (JS). Expo menangani banyak hal secara otomatis sehingga kamu tidak perlu berurusan dengan pengaturan native (seperti Xcode atau Android Studio).
Langkah-langkah Instalasi:
-
Instal Node.js dan npm
- Pastikan kamu sudah menginstal Node.js di komputer. Kamu bisa mengunduh dan menginstalnya dari nodejs.org.
- Setelah instalasi, pastikan juga npm (Node Package Manager) terinstal, karena npm akan digunakan untuk mengelola paket-paket JavaScript.
- Cek versi dengan menjalankan perintah berikut di terminal:
node -v
npm -v
-
Instal Expo CLI
- Gunakan npm untuk menginstal Expo CLI secara global:
npm install -g expo-cli
-
Buat Proyek React Native dengan Expo
- Setelah Expo CLI terinstal, buat proyek baru dengan perintah berikut:
expo init MyNewProject
- Pilih template proyek. Untuk format JavaScript (JS), kamu bisa memilih template default seperti "blank".
-
Masuk ke Direktori Proyek
- Pindah ke direktori proyek yang baru dibuat:
cd MyNewProject
-
Jalankan Proyek
- Jalankan aplikasi menggunakan perintah berikut:
expo start
- Setelah itu, Expo Developer Tools akan terbuka di browser, dan kamu bisa memindai kode QR menggunakan aplikasi Expo Go di perangkat seluler untuk melihat aplikasi berjalan di perangkat fisik.
-
Instal Expo Go di Perangkat
- Untuk menjalankan aplikasi di perangkat Android atau iOS, kamu perlu mengunduh aplikasi Expo Go dari Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi Expo Go dan pindai kode QR yang muncul di browser setelah menjalankan perintah
expo start.
2. Menggunakan React Native CLI (Metode Lebih Fleksibel)
Jika kamu memerlukan lebih banyak fleksibilitas atau ingin bekerja dengan kode native (misalnya untuk integrasi fitur platform spesifik), kamu bisa menggunakan React Native CLI. Metode ini memungkinkan kamu untuk bekerja lebih dekat dengan fitur native di Android dan iOS.
Langkah-langkah Instalasi:
-
Instal Node.js dan npm
- Pastikan Node.js dan npm terinstal, sama seperti pada metode Expo CLI.
-
Instal React Native CLI
- Kamu tidak perlu menginstal CLI secara global, karena perintah
npx akan digunakan. npx adalah alat yang hadir bersama npm untuk menjalankan paket npm yang tidak diinstal secara global.
-
Instal Android Studio (Untuk Android Development)
- Untuk bisa menjalankan aplikasi di perangkat Android atau emulator, kamu perlu menginstal Android Studio. Android Studio menyediakan SDK dan emulator yang diperlukan untuk pengembangan Android.
- Ikuti panduan pengaturan Android Studio di sini sesuai dengan platform (Windows, macOS, atau Linux) yang kamu gunakan.
-
Instal Xcode (Untuk iOS Development - macOS)
- Jika kamu mengembangkan aplikasi untuk iOS, kamu perlu Xcode, yang hanya tersedia di macOS. Xcode menyediakan SDK dan emulator untuk pengembangan iOS.
-
Buat Proyek React Native
-
Masuk ke Direktori Proyek
- Pindah ke direktori proyek yang baru dibuat:
cd MyNewProject
-
Jalankan Proyek di Android
-
Jalankan Proyek di iOS (Untuk Pengguna macOS)
- Untuk menjalankan aplikasi di iOS emulator, pastikan Xcode terinstal, kemudian jalankan:
npx react-native run-ios
Catatan:
-
React Native CLI memerlukan Android Studio atau Xcode untuk menjalankan aplikasi di emulator atau perangkat fisik. Namun, jika kamu hanya mengembangkan untuk Android dan bekerja di Windows atau Linux, kamu hanya perlu menginstal Android Studio.
- Saat menggunakan React Native CLI, kamu memiliki akses langsung ke kode native, sehingga lebih fleksibel dibandingkan Expo, tetapi sedikit lebih rumit untuk diatur.
Perbedaan Utama Antara Expo CLI dan React Native CLI
| Fitur |
Expo CLI |
React Native CLI |
| Kemudahan Instalasi |
Sangat mudah, tidak perlu setup Android Studio atau Xcode |
Lebih rumit, membutuhkan Android Studio/Xcode |
| Akses Kode Native |
Terbatas, tidak bisa langsung memodifikasi kode native |
Bisa memodifikasi kode native langsung |
| Pengembangan Cepat |
Lebih cepat untuk prototyping dan pengujian cepat |
Memerlukan lebih banyak konfigurasi |
| Ukuran Aplikasi |
Aplikasi lebih besar karena include banyak API |
Ukuran lebih kecil karena bisa custom build |
| Platform Dukungan |
iOS dan Android dengan satu konfigurasi |
Dukungan penuh untuk fitur native |
Kesimpulan
-
Expo CLI cocok untuk pengembangan yang cepat dan tidak memerlukan akses kode native, misalnya untuk pengujian atau aplikasi sederhana.
-
React Native CLI lebih baik untuk pengembang yang membutuhkan kendali penuh atas kode native dan ingin membuat aplikasi yang lebih kompleks.
Setelah proyek diinstal, kamu bisa mulai menulis kode React Native dengan format JavaScript (JS) dan menggunakan fitur-fitur React Native untuk membuat aplikasi lintas platform.